Kelebihan dan Tips Merawat Partisi Lipat Kayu

Salah satu jenis penyekat ruang yang paling diminati masyarakat adalah partisi lipat kayu karena dianggap mempunyai tampilan yang lebih alami. Ketika dipasangi dengan partisi lipat dari kayu, ruang akan terasa lebih sejuk dan segar dibanding material lain seperti alumunium atau logam lainnya.

Tetapi dibanding material alumunium, partisi lipat dari bahan kayu butuh teknik perawatan yang sedikit lebih rumit. Teknik perawatan ini tidak hanya dilakukan terhadap partisinya saja, namun juga pada rel partisi lipat yang fungsinya untuk menutup dan membuka pintu partisi.

Partisi merupakan sebuah elemen bangunan yang memiliki manfaat utama sebagai penyekat dan pemisah ruang. Tapi penyekat ini juga mempunyai fungsi yang lain. Fungsi tersebut yaitu sebagai perabot interior yang membuat ruang jadi terlihat lebih menarik dan membuat semua penghuni ruang merasa nyaman berada di tempat tersebut.

Kelebihan partisi lipat dari bahan kayu

Ada beberapa macam bahan material yang sering dipakai untuk membuat partisi lipat seperti PVC, alumunium, kaca, kayu dan sebagainya. Diantara semua bahan-bahan tersebut, material kayu merupakan bahan yang paling disukai masyarakat dan pengelola gedung pertemuan.

Partisi dari bahan kayu ini sering digunakan untuk menyekat ruang di hotel, kantor, restauran, tempat ibadah, universitas hingga rumah hunian. Partisi lipat dari kayu ini biasanya dipakai untuk menyekat ruang besar. Jadi ruang itu akan mempunyai ukuran yang lebih kecil namun tidak hanya terdiri dari 1 ruang saja melainkan 2 ruang atau lebih.

Jika menggunakan partisi lipat kayu maka ruang akan terlihat lebih klasik namun tidak akan menghilangkan aroma modern yang ingin dimunculkan. Apalagi bagi mereka yang suka dan tertarik melahirkan kesan yang lebih mewah. Mereka bisa memilih partisi lipat dari material kayu yang dilengkapi dengan ornamen hiasan berupa ukiran dan profil unik lainnya.

Meski tergolong lebih mahal dibanding bahan lainnya, tetapi partisi dari kayu tetap memiliki daya tarik yang sangat istimewa. Sangat berbeda dengan partisi lipat yang terbuat dari bahan alumunium yang desainnya terlihat kaku. Desain partisi dari kayu biasanya mempunyai gaya desain yang lebih luwes dan sedap dilihat oleh mata.

Tips perawatan

Agar partisi lipat kayu bisa awet dan tahan lama, harus selalu dirawat sebaik mungkin setiap saat. Sebagaimana diketahui, kayu merupakan bahan yang mudah terkena serangan jamur dan rayap. Karena itu selain disemprot cairan pelindung dari serangan tersebut, harus segera dilap dengan kain bersih dan kering jika kena cipratan air dan kotoran lainnya.

Air sering membuat kayu jadi lembab, sehingga jamur akan bisa tumbuh dan membuat kayu partisi jadi rusak. Selain itu juga membuat tampilannya jadi jelek dan terlihat kotor. Bukan itu saja, rayap juga suka berkembang biak pada kayu yang kondisinya lebih lembab dan dingin.

Kemudian untuk bagian rel partisi lipat harus rajin diberi cairan pelumas agar tidak mudah berkarat dan selalu licin ketika pintu digeser. Pelumas juga berfungsi untuk menjaga rel serta roda pintu agar tidak cepat aus dan rusak.

Secara berkala rel juga harus disetel ulang sehingga tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Jika tidak dapat melakukan penyetelan sendiri dapat meminta bantuan pada tukang yang sudah ahli dan berpengalaman.

Masalah lain yang perlu diperhatikan guna menjaga keawetan partisi lipat kayu adalah tidak boleh dijadikan sandaran benda lain. Apabila terlalu sering dijadikan sandaran, daya tahan rel akan melemah. Selanjutnya rel tersebut dan rodanya akan mengalami kerusakan parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *