Melihat di Pusat Gerabah di Kasongan, Yogyakarta

Yogyakarta sebagai salah satu kawasan wisata yang populer di Indonesia menawarkan berbagai macam hal seperti wisata budaya, sejarah, pendidikan, dan lain sebagainya. Sebagai salah satu pusat budaya Jawa, kawasan ini memproduksi berbagai macam benda-benda seni baik klasik maupun moderen. Contohnya seperti batik yang merupakan salah satu hasil karya orang Indonesia yang saat ini telah mendunia. Selain itu terdapat beberapa pusat kerajian yang menghasilkan berbagai macam benda kerajinan salah salah satunya adalah gerabah dan kamu juga bisa paket wisata jogja.

 Gerabah merupakan alat perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar untuk selanjutnya dijadikan alat-alat yang berguna untuk membantu kehidupan manusia sehari-hari. Di Jogja terdapat pusat kerajinan gerabah yaitu di Kasongan tepatnya di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau sekitar 6 km dari Alun-alun Utara Yogyakarta ke arah Bantul. Banyak wisatawan dan penyuka benda kerajinan gerabah yang datang ke kawasan ini. Sejarah kawasan ini sudah dimulai dari masa sebelum kemerdekaan. Pada jaman penjajahan Belanda warga masyarakat sekitar sudah memulai melakukan kerajinan ini dari yang mulainya hanya berupa perkakas sederhana dan lambat laut dengan bertambahnya pengalaman berhasil menciptakan berbagai kerajinan gerabah yang lebih rumit dan tentu saja lebih indah. Dengan semakin rumit dan indahnya gerabah yang dibentuk maka semakin tinggi pula nilai ekonominya.

Puncak dari kerajinan gerabah di Kasongan terjadi sejak tahun 1971, Desa Wisata Kasongan mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam perkembangannya. Seorang seniman besar dari Yogyakarta yaitu Sapto Hudoyo terdorong membantu mengembangkan desa wisata ini dengan melakukan pelatihan dan pembinaan kepada para pengerajin. Beliau memberikan berbagai sentuhan seni pada setiap desain kerajinan gerabah sehingga gerabah yang dihasilkan tidak membosankan dan monoton. Pada akhirnya hasil pelatihan tersebut dapat memberikan nilai seni dan nilai ekonomi yang tinggi.  Gerabah Kasongan semakin maju pada tahun 1980-an saat seorang pengusaha dengan perusahaannya Sahid Keramik mulai mengkomersilkan keramik-keramik hasil karya warga Kasongan. Sejak itulah gerabah Kasongan menjadi semakin terkenal tidak hanya di kawasan Yogyakarta tetapi juga hingga seluruh Nusantara bahkan saat ini banyak kerajinan gerabah yang di ekspor ke luar negeri. Hal tersebut menandakan bahwa gerabah buatan kasongan telah diakui oleh banyak pihak.

Lokasi:

Desa wisata Kasongan berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau sekitar 6 km dari Alun-alun Utara Yogyakarta ke arah Bantul.

Tip Wisata:

  1. Gunakan pakaian yang nyaman.
  2. Tedapat beberapa toko, rata-rata barang yang dijual sama.
  3. Pilihlah barang yang kualitasnya baik.
  4. Mintalah diskon jika membeli suatu barang.
  5. Jaga kebersihan.
  6. Hati-hati saat memegang karena rawan pecah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *