Sejarah Kota Manado dan Perkembangan Kota Manado

Sejarah kota Manado tidak bisa terlepas dari penduduk Minahasa yang merupakan suku asli dari Manado. Menurut penduduk Minahasa, Manado terletak pada suatu daerah yang dikenal dengan nama Wanuwenang. Daerah Wanuwenang ini sendiri merupakan suatu daerah yang lahir pada abad ke 12. Daerah ini secara langsung didirikan oleh seseorang dengan gelar Dotu Lolong Lasut yang dibantu oleh keturunannya. Seseorang yang dimaksud adalah Ruru Ares yang merupakan sosok pendiri dari Kota Manado. Tepatnya pada tahun 1723 nama “Manado” dijadikan pengganti dari “Wenang”. Manado sendiri berasal dari kata “Manadou” atau “manarou” dari bahasa Minahasa yang diartikan sebagai “dijauh” serta menunjukkan tempat menukar barang.

Sejarah Kota Manado dan Perkembangan Kota Manado Hingga Menjadi Seperti Sekarang

Kota Manado dimaksudkan sebagai tempat yang jauh. Hal ini disebabkan karena menurut suku Minahasa pusat pemerintahan bukan ada di daratan Minahasa melainkan ada di Pulau Manado Tua yang dahulu masuk kedalam wilayah Kerajaan Bobontehu. Manado terkenal dengan kota jauh pada tahun 1623 sejak Spanyol mendirikan pusat pertahanan di Wanuawenang, Minahasa. Pada tahun tersebut pula terjadi wabah penyakit yang menyerang penduduk pulau Manado Tua. Yang akhirnya benteng pusat bangsa Spanyol langsing dialihkan ke daratan Minahasa tersebut.

Setelah itu, perkembangan Kota Manado didapatkan dari Pemerintahan Belanda atas nama VOC yang pada tahun 1658 mendirikan benteng yang dikenal dengan nama “De Nedrlandche Vatigkoid”. Pembangunan benteng ini sendiri atas pertimbangan Gubernur Simon.coc. Benteng tersebut memiliki sebuah logi yang digunakan sebagai pusat perkantoran VOC. Selanjutnya dengan adanya beslit dari Gubernur Jendral Hindia Belanda, pada tanggal 1 Juli 1919 dan selanjutnya, gewest Manado menjadi Staats Gemeente. Yang mana kemudian ada berbagai alat yang dijadikan sebagai kelengkapannya. Salah satunya adalah Dewan Gemeente Raad dengan ketuanya seorang Walikota.

Ada beberapa peristiwa penting yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah perkembangan kota Manado hingga seperti sekarang ini. Salah satunya adalah pada tanggal 7 April 1952, Manado memiliki Dewan Perwakilan Rakyat pertama kalinya dengan masa kerja 1951-1953. Terbentuknya DPR ini berdasarkan keputusan Gubernur Sulawesi No 14. Selanjutnya pada tahun 1954, Manado menjadi salah satu daerah otonom yang memiliki hak mengatur setiap urusan pemerintah daerahnya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 1954. Pada tahun 1957, Manado menjadi salah satu kota Praja di Indonesia sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 1957.

Dan peristiwa penting lainnya adalah tahun 1965 yang mana Kota Praja Manado mendapatkan pengukuhan jadi Kota Madya dengan kepala daerah seorang walikota tingkat 2. Selanjutnya disempurnakan kembali dengan terbentuknya Walikotamadya Daerah tingkat 2 yang sudah disesuaikan UU Nomor 5 Tahun 1974 mengenai pokok pemerintahan daerah. Nah, itu tadi beberapa perkembangan sejarah Kota Manado yang akhirnya menjadi kota dengan basis pariwisata di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *