Cara Mudah Merawat Genset Bagi Anda Dirumah

Genset (generator set) adalah perangkat yang berfungsi untuk menghasilkan daya listrik. Untuk anda yang memiliki genset mungkin perlu penanganan yang tepat untuk merawat genset agar awet sampai bertahun – tahun, nah berikut ini penjelasanya

CARA MERAWAT GENSET DI LAMPUNG

tips/cara mengoperasikan genset yang benar & merawat genset khususnya yang berada di daerah bandar lampung yaitu :

  1. Pastikan anda memiliki operator atau anda sendiri sedikit memahami tentang cara pengoperasian (penggunaan ) yang benar, berilah

    penjelasan yang detail sesuai dengan isi buku petunjuk yang diberikan saat anda membeli genset.

  1. Pastikan bahwa oli mesin genset yang anda gunakan sesuai dengan kapasitas mesin tersebut tidak terlalu berlebihan dan juga tidak kekurangan, tambahan

    jika oli anda kurang maka anda bisa ganti, jika sudah cukup lama dan dilihat sudah kental, maka anda bisa ganti. Pastikan anda memilih oli yang berkualitas terbaik.

  1. Peletakan Genset. Pastikan ditempatkan di permukaan yang rata atau bisa di atas pondasi yang kokoh agar tidak bergetar kencang

    saat mesin hidup. Pondasi yang tidak kuat bisa mengakibatkan kerusakan pada genset.

  1. Jagalah selalu kebersihan genset milik anda jangan sampai terjadi kebocoran yang berlangsung lama, dan anda juga

    bisa membersihkan debu – debu atau kotoran yang berada pada bagian radiator.

  1. Lakukan perawatan secara rutin setiap bulannya.

Jika setiap bagian genset dirawat dan di jaga kondisinya maka cara kerja genset tersebut akan menjadi lebih baik serta memberikan keamanan ketika proses bekerja, itulah sebabnya selain di bersihkan, periksa juga bagian volume oli, air radiator, dan tangki bahan bakar secara teratur dan rutin. Rawatlah genset milik anda & ikuti petunjuk buku panduan yang diberikan. Pakailah bahan bakar yang sesuai dengan saran dari tempat produksi genset tersebut. Selain itu, jika ingin mengganti sparepart gantilah dengan sparepert yang asli agar genset anda dapat beroperasi dalam jangka waktu yang cukup lama.

==> Pemanasan mesin juga dibutuhkan bagi genset atau generator anda. Jenis generator dengan sistem starter elektrik membutuhkan pemanasan mesin paling tidak seminggu sekali. Jika       terlalu lama tidak menghidupkan genset anda, maka akan mengakibatkan aki kosong dan jika anda memerlukan sewaktu waktu maka mesin kadang tidak akan hidup dan anda harus            menyalakan dengan menarik tuas atau sistem recoil. Generator yang tidak memakai sistem elektrik starter hanya memerlukan pemanasan mesin dalam jangka waktu 3 minggu sampai         satu bulan, tujuan pemanasan mesin adalah untuk menjaga sirkulasi oli mesin genset yang ada didalam ruang mesin.

==> Perhatikan sirkulasi udara

      Jika genset di nyalakan didalam ruangan maka anda perlu membuatkan ventilasi udara. Udara panas yang keluar dari radiator harus di buang langsung melalui cerobong dan tidak            boleh ada aliran balik agar mesin genset tidak terlalu panas.

==> Matikan mesin genset jika ada yang tidak normal, seperti getaran yang kuat, tiba – tiba suara mesin menjadi sangat kasar atau tersendat – sendat dan anda bisa segera memperbaiki       masalah tersebut sesegera mungkin.

==> Merawat kabel instrumen dengan teratur dan rapi karena hal ini dapat berakibat fatal dan dapat membahayakan manusia apabila ada kabel yang terkelupas. Anda bisa langsung       memperbaiki kabel yang terbuka/terkelupas tersebut.

==> Pasanglah Kabel dengan baik dan benar.

      Kabel power harus terpasang dengan benar untuk menghindari hubungan singkat. Perhatikan petunjuk yang terletak pada stiker di terminal output. Kencangkan bagian pada setiap          kabel yang dipasang dan jangan sampai ada yang kendor karena bisa menyebabkan bahaya.

==> Jangan sentuh terminal output, jika tersentuh bagian terminal output ketika genset sedang menyala hal seperti ini dapat menimbulkan sengatan listrik yang tinggi.       Putuskan             circuit breaker (MCCB) jika akan melakukan pemasangan kabel power

==> Hindarkan air terhadap bagian listrik.

      Jangan sampai ada air yang membasahi bagian terminal output, karena jika ada kabel kontrol/instrumen dan generator terkena air maka akan menyebabkan hubungan singkat.

==> Hindari beban lebih (overload)

      Jika hal ini terjadi maka yang harus anda lakukan adalah dengan mengurangi beban sebelum menghidupkan generator. Gunakan generator dengan pemberian beban yang       bertahap, jangan memberi beban tinggi dalam suatu masa yang sama.

==> Hindarkan pipa knalpot dari air hujan.

      Pasanglah sambungan pipa elbow atau raincap untuk mencegah air hujan masuk ke dalam pipa knalpot. Buanglah air yang masuk ke dalam knalpot secara teratur melalui drain plug di        bagian bawah knalpot (genset silent type)

==> Berhati – hatilah terhadap kebakaran.

      Bahan bakar dan minyak pelumas adalah bahan yang mudah terbakar. Jagalah selalu jangan sampai ada minyak yang berceceran disekitar bagian genset. Jagalah selalu kebersihan           bagian dalam genset, karena mudah terbakar jika terkena minyak. Jauhkan genset dari lingkungan kerja yang menggunakan api.

==> Menggunakan system grounding yang baik sehingga kelebihan arus listrik yang di timbulkan medan magnet dapat tersalur ke tanah untuk menghindari terjadinya sengatan listrik.

Sumber : rental genset lampung

Related posts

Leave a Comment